Polling: Pernah Ganti Ponsel Berapa Kali?

Manusia modern yang memiliki kesibukan dan mobilitas tinggi mungkin memiliki empat kebutuhan primer: sandang, pangan, papan, dan ponsel (telepon seluler).  Mengapa ponsel? Coba saja jika ponsel kita tertinggal sehari saja, pasti langsung kelimpungan.  Kita sulit untuk menghubungi orang, dan orang pun sulit untuk menghubungi kita.  Apalagi kalau kita orangnya super sibuk😀.

Sumber: ATSI via Antara

Yah, mungkin terlalu lebay juga ya kalau mengatakan ponsel masuk ke dalam kebutuhan primer.  Tapi, statistik menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk Indonesia telah menggunakan ponsel.  Menurut data ATSI (Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia) seperti dikutip dari Antara, per Juni 2010, jumlah pengguna seluler di Indonesia telah mencapai 180 juta nomor atau sekitar 80% dari total penduduk Indonesia (nggak tahu deh kalau ada orang yang punya nomor HP dobel gitu dihitung atau nggak).

Kira-kira, sejak kapan ya ponsel menjadi sangat berpengaruh dalam kehidupan kita? Saya sendiri baru memiliki ponsel saat kelas 2 SMA.  Alasan memiliki ponsel waktu itu, sebagian besar karena tekanan pergaulan (98% teman sekelas saya waktu itu punya hape *statistik ngaco*) dan kebetulan kakak saya memiliki ponsel baru sehingga ponsel yang lama dihibahkan ke saya😀.

Dan ponsel pertama saya adalah… Nokia 3315

Nokia 3315Cukup jadul mengigat ponsel ini merupakan keluaran tahun 2002.  Ponsel ini masih bertahan dengan tampilan “hitam-putih” dan hanya menyediakan fitur SMS, Telepon, dan game (itupun nggak bisa dipake telepon karena baterainya sudah nge-drop, sehingga kalau kita menelepon orang, 5 detik kemudian ponsel tersebut mati).  Meskipun demikian, ponsel ini memiliki kelebihan yaitu dapat menjadi alat bantu pertahanan diri (ya lumayanlah buat ngelempar maling, dilempar juga nggak sayang kan, karena nggak mahal😆 ).  Selain itu, jika Anda menggunakan ponsel ini di kereta, dipastikan aman karena nggak akan ada yang mencopet atau menjambretnya.

Hanya sebentar saya memiliki si Nokia 3315, karena pada waktu kelas 3 SMA, saya menggunakan ponsel ini…

Soner J110i

Sony Ericsson J110 i,  pemberian dari kakak saya yang lainnya.  Baru kok, bukan bekas😀. Sama aja sih, cuma bisa menelepon dan sms saja, tapi setidaknya tampilannya sudah berwarna😀.  Saya menggunakan ponsel ini hingga tahun kedua kuliah.  Agak berat memisahkan diri dari ponsel ini.  Selain karena nyaman digunakan (nyaman apaan dit?) ponsel ini juga pernah hampir hilang di jalan menuju stasiun Bogor.  Ponsel ini kini telah dihibahkan kepada salah seorang kerabat.

Dan, sejak tahun ke-2 kuliah hingga sekarang, saya menggunakan ponsel ini…

Soner Naite

Sony Ericsson Naite.  Dibeli dengan sebagian ‘sumbangan’ dari kakak saya dan sebagian uang tabungan saya😀.  Mungkin karena gaptek atau nggak terbiasa menggunakan benda canggih sebelumnya, jadi pada saat-saat pertama menggunakan ponsel ini, saya merasa ponsel ini canggiiiihh… banget.  Bisa photoblogging (sayangnya di blogspot, bukan di wordpress), ada gps-nya, bisa video-call, bisa jadi remote control, email, internet browser, facebook, twitter, dan berbagai aplikasi lainnya.

Tapi, tetap saja aplikasi yang canggih itu jarang sekali saya pakai (yang paling sering saya pakai mungkin hanya email dan internet browser).  Mungkin karena belum terlalu membutuhkan fitur-fitur tersebut.  Dan lagi, paket pulsa yang paling sering saya gunakan bukanlah pulsa reguler (yang bisa buat telepon, sms, dan internetan), melainkan pulsa sms.

Mungkin itu juga yang membuat saya tidak begitu tertarik untuk menggunakan Blackberry atau ponsel Android yang sedang menjamur.  Karena, secanggih apapun ponsel yang saya gunakan, paling nantinya cuma dipakai untuk sms doang…

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s