Fokus dek!! Fokuss…!!!

Fokus. Itulah kata-kata yang sering diteriakkan mahasiswa senior kepada para mahasiswa baru (maba) saat OKK (Orientasi Kegiatan Kampus), terutama saat ada senior yang berorasi di depan podium, sedangkan maba-mabanya malah bengong, nggak konsentrasi. Mungkin mengantuk kali ya, gara-gara malamnya mengerjakan tugas OKK yang menumpuk. Hehe😛

Jujur, waktu maba saya teriakan “fokus, dek! Fokuss!!” itu terdengar sangat menyebalkan.  Tapi, kayaknya semua tindak-tanduk senior saat kita menjadi mahasiswa paling junior memang menyebalkan yah. Heu…

Tapi, sekarang saya merasa kalau kata itu – fokus – merupakan hal yang sangat saya butuhkan.  Kenapa?

Seringkali saat saya mengerjakan tugas, saya merasa tidak fokus dan ingin tidur saja.  Nah, setelah saya menutup buku atau mematikan notebook dan berbaring, bukannya tidur, malah mikirin tugas.  Karena nggak bisa tidur, ya sudah, saya nyalakan notebook lagi.  Eh, bukannya mengerjakan tugas, malah internetan (dan yang paling sering malah browsing tentang Liverpool). Kumaha yeuh… (–‘)

Yah, saya sih maunya saya bisa menjadi orang yang fokus.  Saat mengerjakan tugas, fokus mengerjakan tugas. Saat istirahat, fokus istirahat.  Tapi susah… Kenapa ya? Saya sih curiganya jangan-jangan karena kurang nutrisi. Maklum anak kost…🙂

Yah, untuk sementara, saat tidak bisa fokus, saya hanya bisa berteriak kepada diri sendiri…

… fokus euy!! FOKUSSS!!!

Pertanyaan: Apakah mantera “hokus pokus” itu ditujukan untuk membuat kita fokus? Hehe… Nggak penting yah. Abaikan sajalah😛

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s