Masih Merasa “Diteror” Kartini (baca:SMI)

(Bagi yang merasa nggak nyambung dengan judul tulisan saya di atas, mendingan baca dulu postingan berikut ini.  Setidaknya baca judulnya aja ^^)

Merasa akrab dengan foto di bawah ini?

Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memasuki lift saat tiba di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (5/5). Bank Dunia memberikan pernyataan bahwa Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani ditunjuk menjadi Direktur Pelaksana Grup Bank Dunia mulai 1 Juni 2010.

Jika ya, hm, wajar saja karena foto di atas merupakan citra yang terpampang di halaman utama Surat Kabar Kompas, Kamis (6/5) lalu.  Selain di Kompas, surat kabar lainnya yang memuat foto karya fotografer Antara, Prasetyo Utomo ini adalah Koran Tempo, namun tidak dipampangkan di halaman utama, melainkan di halaman kedua.

Sudah beberapa hari ini segala hal mengenai Menteri Keuangan RI sri Mulyani Indrawati menjadi berita utama di berbagai media, baik cetak maupun elektronik.  Koran Tempo edisi Kamis kemarin misalnya, setidaknya menyediakan empat halaman terdepannya untuk memuat berita seputar kepergian Sri Mulyani ke Bank Dunia dan spekulasi seputar siapa calon pengganti sang menteri yang kerapkali disebut sebagai “Kartini” oleh anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul itu.  Yang tidak kalah panas adalah, maraknya pemberitaan terhadap sikap para anggota DPR, terutama yang merupakan inisiator Hak Angket Kasus Bank Century tentang kepergian Sri Mulyani.  Berbagai pihak menilai bahwa saat ini, ketika Sri Mulyani benar-benar akan mundur dari jabatannya, meskipun bukan karena kasus Bank Century, sudah terlihat jelas motif sebenarnya dari beberapa anggota DPR yang sebelumnya begitu gencar untuk menyelidiki kasus Bank Century.  Sikap para anggota DPR itu kini melunak setelah SMI memutuskan untuk mundur.

Bahkan, kontrasnya sikap beberapa anggota DPR tersebut sampai ditanggapi Metro TV yang pada salah satu programnya menurunkan sebuah berita bertajuk “Partai Golkar Mulai Tunjukkan Wajah Aslinya”  menanggapi pernyataan salah satu fungsionaris partai tersebut, Priyo Budi Santoso, yang menyarankan agar kasus Bank Century di-peti-es-kan saja dengan dalih untuk menurunkan suhu politik di Indonesia yang saat ini kian memanas.  Anehnya, sikap ini justru ditentang oleh orang dalam Partai Golkar sendiri.  Hmm, kasus ini semakin sulit dimengerti saja, ya…

Saking maraknya pemberitaan tentang beliau, saya sampai merasa “diteror” oleh Kartini Modern versi Ruhut Sitompul ini.  Baca Koran, ketemu foto Bu Ani.  Nonton TV di Warteg, ketemu juga.  Buka Website, eh artikelnya tentang Bu Sri Mulyani semua… He-he, memang  berat melepas kepergian beliau, apalagi beliau sekarang ini tengah mencenengkan reformasi birokrasi di Kementerian keuangan, meski tentunya ada rasa bangga juga, bercampur kesal karena kepergian Alumni FE UI ini juga dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.

Dan bila bagi Ruhut Sitompul SMI bagaikan Kartini, bagi saya beliau lebihdari itu.  Bila Kartini henya dapat menuangkan berbagai pendapatnya melalui tulisan, dan itupun tidak beliau publikasikan sendiri, SMI telah mempraktikkan gagasannya dalam bentuk perbuatan dan hasilnya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup tinggi (mencapai 5,7% pada kuartal-1 2010), meski bukan berarti kiprah beliau tanpa cela.

Pertanyaannya sekarang, apakah Bu Ani akan menjadi “Susno Duadji” berikutnya, yang membongkar korupsi di instansinya sendiri atas dasar merasa “terzalimi” ? (–> jgn sok tau deh dit…)

Hanya waktu yang bisa menjawab.  Kita tunggu saja.

Anyway, selamat atas jabatan baru di Bank Dunia kepada Bu Sri Mulyani.  Semoga bisa menjalani tugas yang baru dengan baik, dan juga menginspirasi generasi muda di Indonesia untuk terus berprestasi hingga taraf internasional… 🙂

2 Comments

  1. menurut saya, sri mulyani itu contoh orang pintar yang kuang dihargai di Indonesia,.. walhasil dia pergi ke luar negeri. PAdahal Indonesia masih butuh dia. fyuuh,.. banyak orang pintar Indonesia yang gak dihargai, makanya mereka langsung kerja di luar negeri😆

    • Hm, jadi inget kata2 mantan pemain bulutangkis Indonesia yg skrg jadi pelatih malaysia (kalau nggak salah Rexy Mainaky) dan ganda putra didikannya jadi no. 1 di dunia. Katanya, sebenernya dia mau aja ngelatih Indonesia, tapi pelatnas (PBSI) ga pernah minta dia buat melatih Indonesia, entah karena emang ga butuh atau gengsi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s